Hai guys, meet me again😃👋 On the occasion of today I will explain the conclusion of the material about "Prinsip-Prinsip Belajar"😊😊
- Prinsip
Prinsip dikatakan juga landasan. Prinsip pembelajaran adalah kerangka teoretis sebuah metode pembelajaran.
Kerangka teoretis adalah teori-teori yang mengarahkan harus bagaimana sebuah
metode dilihat dari segi :
1) Bahan yang akan dibelajarkan
2) Prosedur pembelajaran (bagaimana siswa belajar dan
bagaimana guru mengajarkan bahan)
3) Gurunya
4) Siswanya
Prinsip pembelajaran dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :
ü
Prinsip umum
Prinsip
umum, yaitu prinsip pembelajaran yang dapat
diberlakukan/berlaku untuk semua mata pelajaran di suatu sekolah/program
pendidikan. Prinsip-prinsip umum pembelajaran seperti Prinsip motivasi, Prinsip
belajar sambil bekerja/mengalami, Prinsip
pemecahan masalah dan Prinsip
perbedaan individual.
ü
Prinsip khusus
Prinsip
khusus, yaitu prinsip-prinsip pembelajaran
yang hanya berlaku untuk satu mata pelajaran tertentu, seperti pembelajaran
bahasa Indonesia. Setiap mata pelajaran memiliki banyak prinsip khusus.
- Pendekatan
Pendekatan
pembelajaran (teaching approach) adalah suatu ancangan atau kebijaksanaan dalam memulai serta melaksanakan
pengajaran suatu bidang studi/mata pelajaran yang memberi arah dan corak kepada
metode pengajarannya dan didasarkan pada asumsi yang berkaitan.
Pendekatan dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Pendekatan
Umum yaitu pendekatan yang berlaku bagi
semua bidang studi di suatu sekolah program. Contoh pendekatan umum yang
ditetapkan kurikulum antara lain:
a.
Pendekatan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif)
Pengajaran
ini mengutamakan keaktifan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.
b.
Pendekatan Keterampilan Proses
Pengajaran
ini tidak hanya ditujukan untuk penguasaan tujuan, tetapi juga penguasaan
keterampilan untuk mencapai tujuan tersebut (keterampilan proses).
c.
Pendekatan Spiral
Pendekatan
ini mengatur pengembangan materi yang dimulai dengan jumlah kecil yang terus
meningkat. Dengan kata lain, dari materi dasar berkembang terus hingga materi
lanjut.
d.
Pendekatan Tujuan
Pengajarannya
dimulai dengan penetapan tujuan, terutama tujuan-tujuan operasional.
Berdasarkan tujuan-tujuan itulah ditentukan bahan, metode, teknik, dan
sebagainya.
b. Pendekatan khusus,
yaitu pendekatan yang berlaku untuk
bidang studi tertentu, misalnya pendekatan khusus pembelajaran bahasa
Indonesia. Beberapa contoh pendekatan khusus yang pernah digunakan dalam
pembelajaran bahasa misalnya pendekatan komunikatif, pendekatan structural,
pendekatan Iisan, pendekatan langsung, pendekatan tak langsung, pendekatan
alamiah.
- Strategi
Strategi
pembelajaran merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian
materi pelajaran dan siswa, peralatan dan bahan, serta waktu yang digunakan
dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah
ditentukan. Dengan kata lain,
strategi pembelajaran adalah cara
yang sistematik dalam mengkomunikasikan isi pelajaran kepada siswa untuk
mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
- Metode
Dalam
dunia pembelajaran, metode diartikan ’cara untuk mencapai tujuan’. Jadi, metode
pembelajaran dapat diartikan sebagai cara-cara menyeluruh (dari awal
sampai akhir) dengan urutan yang sistematis berdasarkan pendekatan tertentu
untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran. Jadi, metode merupakan cara
melaksanakan pekerjaan, sedangkan pendekatan bersifat filosofis, atau bersifat
aksioma. Dengan demikian, metode bersifat prosedural. Artinya,
menggambarkan prosedur bagaimana mencapai tujuan-tujuan pengajaran. Karena
itu, tepat bila dikatakan bahwa setiap metode pembelajaran mencakup
kegiatan-kegiatan sebagai bagian atau komponen metode itu.
Metode
pengajaran juga terbagi atas dua bagian, yaitu :
a. Metode Umum (Metode Umum Pembelajaran)
Metode
umum adalah metode yang digunakan untuk semua bidang studi/mata pelajaran,
milik bersama semua bidang studi. Contoh metode umum ini antara lain:
ü Metode ceramah
ü Metode tanya jawab
ü Metode diskusi
ü Metode ramu
pendapat
ü Metode demonstrasi
ü Metode penemuan
ü Metode inkuiri
ü Metode pemberian
tugas dan resitasi
ü Metode latihan.
b. Metode Khusus (Metode Khusus Pembelajaran Bidang Studi
Tertentu)
Metode
khusus adalah metode pembelajaran tiap-tiap bidang studi, misalnya metode
khusus pengajaran bahasa. Metode khusus ini tentu sangat ditentukan oleh corak
bidang studi yang bersangkutan dan tujuan pengajarannya. Bidang studi yang
mirip tentu akan memiliki metode khusus yang mirip pula. Metode khusus
pembelajaran bahasa dapat dibagi atas dua bagian besar, yaitu:
ü Metode pengajaran
bahasa pertama (bahasa ibu)
ü Metode pengajaran
bahasa kedua atau bahasa asing.
Dan metode yang tepat agar membuat
peserta didik aktif dan memahami materi yang dipelajari sebagai berikut:
1. Untuk memulai pelajaran jelaskan pada siswa apa yang akan
dipelajari pada saat itu dan apa manfaatnya bagi siswa kalau memahami dan
mengerti tema / hal yang akan dipelajari. Dengan menyampaikan hal hal seperti
ini, guru bukan saja telah mencoba manarik perhatian siswa agar fokus pada
pelajaran, tapi sudah mulai mengajak siswa untuk menggunakan pikiran. Karena
fungsi dan manfaat tema adalah hasil ulah pikir yang akan dicerna oleh siswa
dengan pikiran juga.
2. Mulailah pelajaran bukan dengan menerangkan tapi mulailah
dengan pertanyaan. Edarkan pertanyaan ke seluruh kelas, harapakan semua siswa
berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan tersebut, maka semua siswa sudah
tergerak untuk berfikir mandiri.
3. Kumpulkan semua jawaban yang diberikan siswa dan
diskusikan dengan seluruh siswa kebenaran dari semua jawaban yang diberikan.
Mintalah alasan kenapa satu jawaban bisa diterima dan yang lain tidak. Maka
akan terjadi sharing pengetahuan antar siswa, siswa saling memberi informasi
dan semua siswa terlibat dalam belajar.
4. Kalau ada siswa yang bertanya pada anda, janganlah anda
jawab sendiri, lemparkan ke kelas biar dijawab oleh siswa yang lain. Maka siswa
anda tidak akan sempat ngantuk karena semua siswa terdorong untuk selalu
berfikir.
5. Jaga terus atmosphir berfikir dalam kelas dengan melempar
lempar pertanyaan dan jadikan suasana belajar mengajar anda lebih mirip
percakapan antar siswa dengan siswa dan dengan guru, bukan pengajaran yang kaku
dengan guru bercerita murid mendengarkan.
6. Beri waktu siswa untuk bertanya tentang seuatu yang belum
jelas, atau beri mereka waktu untuk mengungkapkan ide atau pandangan mereka
yang belum terungkap.
7. Akhiri pelajaran dengan meminta mereka membuat resume
atas apa yang mereka pahami dan mereka bicarakan selama pelajaran dalam bentuk
tertulis.
- Teknik
Teknik
artinya cara, yaitu cara mengerjakan atau melaksanakan sesuatu. Jadi, teknik
pengajaran atau mengajar adalah daya upaya, usaha-usaha, cara-cara yang
digunakan guru untuk melaksanakan pengajaran atau mengajar di kelas pada waktu
tatap muka dalam rangka menyajikan dan memantapkan bahan pelajaran agar
tercapai tujuan pembelajaran. Teknik pembelajaran yang digunakan guru
tergantung pada kemampuan guru itu mencari akal atau siasat agar proses belajar
mengajar dapat berjalan lancar dan berhasil dengan baik. Faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi penentuan teknik pembelajaran di antaranya situasi
kelas, lingkungan, kondisi siswa, sifat-sifat siswa dan kondisi yang lain.
Teknik pembelajaran dapat dibagi atas
dua bagian, yaitu :
1. Teknik Umum (Teknik Umum Mengajar)
Teknik
umum adalah cara-cara yang dapat digunakan untuk semua bidang studi. Teknik
umum di antaranya sebagai berikut :
Ø
teknik ceramah
Ø
teknik tanya jawab
Ø
teknik diskusi
Ø
teknik ramu pendapat
Ø
teknik pemberian tugas
Ø
teknik latihan
Ø
teknik inkuiri
Ø
teknik demonstrasi
Ø
teknik simulasi.
2. Teknik Khusus (Teknik Khusus Pengajaran
Bidang Studi Tertentu)
Teknik
khusus adalah cara mengajarkan (menyajikan atau memantapkan) bahan-bahan
pelajaran bidang studi tertentu. Teknik khusus pengajaran bahasa mempunyai
ragam dan jumlah yang sangat banyak. Hal ini karena teknik mengacu kepada
penyajian materi dalam lingkup yang kecil. Sebagai contoh, teknik pengajaran
keterampilan berbahasa terdiri atas teknik pembelajaran membaca, teknik
pembelajaran menulis, teknik pembelajaran berbicara, teknik pembelajaran
menyimak, teknik pembelajaran tata bahasa, dan teknik pembelajaran kosa kata.
Pembelajaran membaca terbagi pula atas teknik pembelajaran membaca permulaan
dan teknik pembelajaran membaca lanjut. Masing-masing terdiri pula atas banyak
macam. Begitulah, teknik khusus itu banyak sekali macamnya karena teknik khusus
itu berhubungan dengan rincian bahan pembelajaran.
Dalam setiap kegiatan belajar mengajar,
misalnya guru bahasa Indonesia, hanya menggunakan satu metode, katakanlah metode
khusus pembelajaran bahasa (yang ditunjang sejumlah pendekatan dan prinsip),
tetapi menggunakan sejumlah teknik, baik umum maupun khusus, teknik ini setiap
saat divariasikan.
My brief explanation of what I understand from the material of "Belajar & Pembelajaran" material, is asked to give criticism and
suggestion if there is any deficiency or mistake😍😘🙏
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar